M35Post.com // Bangkalan – Dunia pendidikan Bangkalan berduka, insiden tragis terjadi saat acara jalan santai yang digelar oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop Umdag) di depan Pendopo Agung Kabupaten Bangkalan.
Dua siswa dan seorang guru SD Demangan 1 Bangkalan tertimpa dahan pohon trembesi yang berusia puluhan tahun di pintu masuk pendopo Kabupaten Bangkalan, Minggu (3/8/2025).
Akbatnya, siswi berusia 11 tahun, Yasinta Dwi Amira dinyatakan meninggal dunia.
Baca juga : Polisi Tembak Pemerkosa Anak Bawah Umur di Kabupaten OKI
Ketua pelaksana jalan santai, Muhammad Taufik seperti dikutip dari Kompas.com, dia menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi saat panitia mulai melakukan pengundian.
“Korban datang bersama ibu dan adiknya. Saat undian dilakukan, korban bersama gurunya mendengarkan di pintu masuk pendopo,” ungkap Taufik.
Namun lanjut dia, tiba-tiba dahan pohon trembesi tersebut jatuh dan mengenai bagian belakang Yasinta.
Ia menambahkan bahwa guru korban, Rani Auliani, juga tertimpa dahan yang sama.
“Dua orang dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan,” imbuhnya.
Setibanya di rumah sakit, Yasinta sempat mendapatkan perawatan medis, namun sayangnya, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Dahan tersebut mengenai bagian belakang lehernya, menyebabkan pendarahan hebat dan henti jantung.
“Sempat dibawa ke IGD rumah sakit dan korban dinyatakan meninggal dunia,” jelas Taufik.
Sementara, salah seorang saksi di lokasi, Indah, dikutip dari Media Jatim dia mengatakan bahwa kejadian itu bertepatan dengan acara Jalan Santai dengan tema “Gerakan Koperasi Bersama Masyarakat” dalam rangka Hari Koperasi ke-78 di alun-alun Bangkalan.
Saat peserta istirahat dan menunggu undian kupon kata dia, mereka masuk di area pendapa.
“Saya bersama dua anak saya juga istirahat di dalam, tapi saat mau pindah, ada dahan jatuh mengenai dua siswa SD Demangan 1 dan guru pendampingnya,” katanya, Minggu (3/8/2025).
(Neena)





