M35Post.com // Bangkalan – Pembunuhan berlatar belakang asmara kembali terjadi, seorang pria diduga melakukan penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian terhadap EFD yang merupakan istrinya, dan pemuda berinisial A.
Tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan tragis itu di rumah kos Blok D, Perum Griya Anugerah, Kelurahan Mlajah, Kecamatan Bangkalan, Selasa (22/4/2025) pukul 10.30 WIB.
Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Dian Maulidi mengatakan pelaku pembunuhan di Perumahan Griya Anugerah, Kelurahan Mlajah, Bangkalan sudah diamankan petugas dan tengah dimintai keterangan.
“Iya ada pembunuhan, korbannya pria dan perempuan. Ini diduga terlibat perselingkuhan. Pelaku adalah suami dari si perempuan. Sedangkan korban pria adalah tetangga pelaku di Kecamatan Kwanyar,” jelas Kasat.
Berdasarkan keterangan salah seorang petugas evakuasi, ada dua korban yang ditemukan meninggal di dalam rumah kos tersebut.
Satu korban perempuan. Berinisial (EFD). Dia meninggal di kamar dengan luka sayatan senjata tajam dan seorang lagi pria berinisial (A), ditemukan tewas di kamar mandi dengan luka robek di dada akibat senjata tajam.
“Saat dievakuasi korban pria sudah meninggal, sedangkan yang perempuan kritis, tapi kemudian meninggal di RSUD Syamrabu,” ujar petugas, Selasa (22/4/2025).
Berdasarkan keterangan salah satu saksi mata di lokasi, terduga pelaku pergi mengemudikan mobil abu-abu dan sempat berhenti di depan rumah tetangga korban.
Sebelum meninggalkan lokasi, terduga pelaku yang diduga suami korban (EFD) berpesan pada tetangga sekitar agar tidak ikut campur.
“Para tetangga diminta jangan ada yang keluar rumah dan jangan ikut campur karena menyangkut masalah keluarga,” kata warga sekitar TKP.
Informasi yang diterima media, rumah kos yang menjadi TKP pembunuhan sudah empat bulan ditempati.
Kata warga, korban perempuan biasa naik sepeda motor Yamaha Mio. Sedangkan si pria pakai motor Honda CBR. Keduanya tidak dikenali warga karena jarang berkomunikasi.
“Mereka selalu pulang di atas jam 20.00 WIB, jadi tidak ada warga yang mengetahui detail apa hubungannya dan identitasnya,” sambung warga yang lain. (spam)





