M35Post.com // Surabaya – Ditengah hiruk pikuk kasus Elina yang belum selesai, Ketua Umum ( Ketum ) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ormas Madura Asli Sedarah ( MADAS ) Mohammad Taufik, S.I.Kom., S.H., M.H., tiba – tiba mengajukan cuti dari jabatannya di organisasi berbasis Madura itu.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Surat yang tidak bertanggal tersebut beredar Selasa (13/1/2026), ditujukan kepada Dewan Penasihat DPP Madas Sedarah.

Baca juga : Redaksi WartaSugesti Ucapkan Selamat dan Titip Pendidikan Warga Madura kepada Bung Taufik

Bung Taufik menulis, “Dengan kerendahan hati menyampaikan bahwa hingga hari ini saya masih diberi kekuatan, kesehatan, dan kesempatan untuk terus berbuat yang terbaik, menebar kebaikan, serta mengabdikan diri kepada masyarakat dan negara melalui Ormas Madura Asli Sedarah.”

“Pada kesempatan yang penuh makna ini, izinkan saya menyampaikan apresiasi setinggi- tingginya sekaligus permohonan maaf yang tulus kepada seluruh jajaran pengurus, anggota, dan keluarga besar Madura Asli Sedarah di seluruh Indonesia, apabila selama saya menjalankan amanah sebagai Ketua Umum terdapat tutur kata, sikap, maupun keputusan yang kurang berkenan,” Bung Taufik menghaturkan maaf.

Alasan Bung Taufik Cuti dari MADAS Sedarah

Dalam surat tersebut Bung Taufik menulis, “Sehubungan dengan agenda akademik yang sedang saya jalani, bersama ini saya mengajukan permohonan cuti sementara dari jabatan Ketua Umum DPP Madura Asli Sedarah.”

“Hal ini saya lakukan semata-mata untuk memfokuskan diri dalam menyelesaikan studi Program Doktor (S3), yang dalam waktu dekat akan memasuki tahapan ujian penting dan membutuhkan konsentrasi penuh,” katanya.

Siapa PLT. Ketum Madas Sedarah Selanjunya?

Masih surat Bung Taufik, “Adapun terkait pelaksanaan roda organisasi selama masa cuti tersebut, sepenuhnya saya menyerahkan kewenangan penunjukan Pelaksana Tugas (PLT) Ketua Umum DPP Madura Asli Sedarah kepada Dewan Penasihat, sebagai bentuk itikad baik, ketaatan struktural, serta penghormatan terhadap mekanisme organisasi.”

“Dalam beberapa bulan saya mengemban amanah sebagai Ketua Umum, dengan segala keterbatasan, saya telah berupaya menuntaskan berbagai persoalan internal maupun eksternal, serta melakukan advokasi terhadap masyarakat yang membutuhkan,” imbuh dia.

Di akhir surat, Bung Taufik menulis, “Semua itu tidak akan pernah terwujud tanpa kebersamaan, loyalitas, dan dukungan dari seluruh pengurus dan anggota.”

“Akhir kata, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan, doa, dan kebersamaan yang telah terjalin. Besar harapan saya, permohonan ini dapat dimaklumi dan diterima dengan penuh kebijaksanaan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan keberkahan kepada kita semua dalam menjaga marwah dan perjuangan Madura Asli Sedarah,” pungkas Bung Taufik.

Surat dari Moh Taufik itu ditembuskan juga kepada, Ketua DPD, DPC dan DPAC Madura Asli sedarah se-Indonesia.

Surat sang Ketua Ormas ternama ini tentu mendapat tanggapan beragam dari warga.

( slamet )

80 / 100 Skor SEO