M35Post.com // Yogyakarta – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Kabupaten Sidoarjo melakukan silaturahmi ke Pengasuh Pondok Pesantren Minggir KH. Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq) di Sleman, Yogyakarta, Senin (7/7/2025).
PWDPI Sidoarjo bersilaturahmi dalam upaya untuk penguatan pondasi Organisasi, secara Struktural maupun Spiritual, dalam melaksanakan kegiatan tugas Peliputan dan membantu Masyarakat.
PWDPI Sidoarjo menyebut kunjungan ini bukan semata-mata agenda Seremonial, melainkan bagian dari Strategi Internal Organisasi dalam membangun kekuatan Moral dan Etika Profesi maupun Attitude Pewarta di tengah dinamika Dunia Jurnalistik dalam Pemberitaan yang Faktual.
Baca Juga : Wartawan Terhambat Liputan HUT Dekranas di Balikpapan
Gus Muwafiq, Ulama Kharismatik dengan segudang pemahaman kebangsaan dan keislaman menyambut hangat kedatangan rombongan Wakil Ketua DPC PWDPI Sidoarjo H.Roni Wijaya bersama Staf Pengurus.
Gus Muwafiq menekankan, pentingnya menjaga Integritas dan nilai spiritual dalam setiap Gerak Organisasi, terlebih di era ketika kecepatan informasi yang sering mengalahkan kedalaman Makna.
“Jurnalis itu bukan sekadar pencatat kejadian, namun pewaris tradisi kejujuran,” tutur Gus Muwafiq.
“Kalau wartawannya lemah spiritualnya, informasi jadi gampang dibelokkan. Maka, organisasi seperti PWDPI harus punya pondasi rohani yang kuat.” ujarnya lagi.
Wakil Ketua DPC PWDPI Sidoarjo, H. Roni Wijaya menjelaskan, kunjungan ini mempertegas arah langkah DPC PWDPI Sidoarjo sebagai Organisasi Media Wartawan yang berakar pada Nilai-nilai Demokrasi, Etika Profesi, Attitude dan Spiritualitas Kebangsaan.
“Kami ingin Mengembangkan dan juga menguatkan Ssstem organisasi secara Spiritual,” ungkapnya.
“Supaya dalam Kerja-kerja Jurnalistik dan para Wartawan yang di bawah naungan DPC PWDPI Sidoarjo tidak sekadar berorientasi pada rating atau viralitas, tapi juga pada Kebenaran, Keberpihakan pada Rakyat, dan Nilai-nilai Luhur.” tegasnya.
Menurut Wakil Ketua DPC PWDPI Sidoarjo, pihaknya tengah membangun paradigma baru Dunia Pers dan menggabungkan semangat Profesionalisme Jurnalistik dengan Kesadaran Rohani.
Gus Muwafiq banyak menyoroti pentingnya peran Media maupun Wartawan dalam merawat keberagaman dan meredam polarisasi.
Kata Gus Muwafiq, Jurnalisme yang baik harus mampu menjadi Penyejuk, bukan sebagai Pemantik Konflik.
Bahkan ditegaskan lagi, bahwa dalam Sejarah Peradaban Islam dan Indonesia, peran Literasi dan Informasi sangat menentukan arah gerakan rakyat.
“Dulu Tokoh Ulama menulis Risalah, kini Media dan Wartawan menulis Berita. Tapi semangatnya harus sama membela yang Lemah dan Meluruskan yang Bengkok,” pungkas Gus Muwafiq.
Oleh karena itu dengan kegiatan acara Silaturahmi ini sangat diharapkan DPC PWDPI Sidoarjo agar mampu menjadi Organisasi Media Wartawan tidak hanya Solid secara Spiritual, tapi juga harus berperan dalam Visi Kebudayaan dan Kebangsaan. (slamet)





