M35Post.com // Isra Mikraj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah Saudi Arabia ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, Israel [ Isra ], lalu naik ke langit hingga Sidratul Muntaha [ Mikraj ] yang ditempuh dalam waktu satu malam, untuk menerima perintah salat lima waktu langsung dari Allah SWT.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalil peristiwa Isra Mikraj ini ada Surat Al-Isra [ 17 ] Ayat 1
“سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ”

artinya, “Mahasuci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”.

Lalu dalil Isra Mikraj di Surah An-Najm ayat 13-18 menceritakan pengalaman Nabi Muhammad SAW melihat Jibril dalam wujud aslinya di Sidratul Muntaha, dekat dengan Surga Al-Ma’wa, penglihatannya tidak menyimpang dan melampaui batas, serta menyaksikan tanda-tanda kebesaran Allah yang luar biasa, menegaskan kebenaran risalah beliau.

Ayat 13: وَلَقَدْ رَءَاهُ نَزْلَةً أُخْرَىٰ (Wa laqad ra’āhu nazlatan ukhrā) – Dan sesungguhnya dia (Muhammad) telah melihatnya (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain.
Ayat 14: عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهَىٰ (Inda sidratil-muntahā) – (yaitu) di Sidratilmuntahā.
Ayat 15: عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَىٰ (Indahā jannatul-ma’wā) – Di dekatnya ada surga tempat tinggal.
Ayat 16: إِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشَىٰ (Idz yaghsya-ssidrata ma yaghsya) – (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratilmuntahā diliputi oleh sesuatu yang meliputinya.
Ayat 17: مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغَىٰ (Ma zaaghal-basharu wa ma thagha) – Penglihatannya (Muhammad) tidak menyimpang dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya.
Ayat 18: لَقَدْ رَأَىٰ مِنْ آيَاتِ رَبِّهِ الْكُبْرَىٰ (Laqad ra’a min āyāti rabbihi al-kubrā) – Sungguh, dia telah melihat sebagian tanda-tanda (kebesaran) Tuhannya yang paling besar.

Baca juga : Rajab, Keistimewaan dan Peristiwa Penting pada Bulan Mulia Ini

Dalil Hadits Isra Mikraj salah satunya tentang Buraq dari Anas bin Malik RA,

عَنْ أَنَسٍ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُتِيَ بِالْبُرَاقِ لَيْلَةَ أُسْرِيَ بِهِ مُسْرَجًا مُلْجَمًا لِيَرْكَبَهُ، فَاسْتَصْعَبَ عَلَيْهِ، فَقَالَ لَهُ جِبْرِيلُ: مَا يَحْمِلُكَ عَلَى هَذَا؟ فَوَاللَّهِ مَا رَكِبَكَ قَطُّ أَكْرَمُ عَلَى اللَّهِ مِنْهُ. قَالَ: فارفضَّ عَرَقًا.

Artinya: Dari Anas RA, bahwa didatangkan kepada Nabi Muhammad SAW hewan Buraq di malam melakukan Isra. Buraq itu telah diberi pelana dan tali kendali untuk dinaiki Nabi Muhammad, tetapi Buraq sulit untuk dinaiki. Maka Jibril berkata kepadanya, “Apakah yang mendorongmu bersikap demikian? Demi Allah, tiada seorang pun yang menaikimu lebih dimuliakan oleh Allah SWT daripada orang ini.” Setelah itu Buraq mengucurkan keringatnya.

Kendaraan

Nabi Muhammad SAW Isra Mikraj dengan menunggangi Buraaq, seperti tertulis di atas

Buraaq adalah hewan putih yang panjang, ukurannya lebih besar dari keledai dan lebih kecil dari baghal (anak kuda).

Buraaq memiliki kecepatan luar biasa, diperkirakan setara atau bahkan melebihi kecepatan cahaya (300.000 km/detik).

Baca juga : Sejarah Penetapan Kalender Islam

Jarak tempuh Isra Mikraj 

Isra dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, jaraknya sekitar 1.239 km (atau 1.500 km menurut sumber lain), yang biasanya ditempuh dalam sebulan dengan unta.

Lalu Mikraj melintasi mangit ke-7: Setelah tiba di Masjidil Aqsa, Nabi Muhammad SAW naik melalui tujuh lapisan langit untuk lalu ke Sidratul Muntaha, batas yang tidak bisa dilampaui makhluk biasa.

Jika dihitung dengan kecepatan cahaya, jarak tempuh bisa mencapai miliaran kilometer (misalnya, mendekati Planet Neptunus), tetapi ini belum termasuk perjalanan ke Sidratul Muntaha yang jauh melampaui batas tata surya, menunjukkan bahwa peristiwa ini di luar penjelasan ilmiah konvensional.

والله أعلم بالصواب
Hanya Allah yang Maha nMengetahui Kebenaran

[ Slamet ]

80 / 100 Skor SEO