Scroll Untuk Lanjut Membaca

M35Post.com // Surabaya – Warga mengeluh, pengerjaan Proyek perbaikan akses Jalan Raya Jelidro – Raya Kuwukan Kelurahan Lontar Kecamatan Sambikerep Kota Surabaya terkesan lambat. Sementara akibat kegiatan tersebut penduduk kena imbasnya.

Pelaksanaan pengerjaan yang diperkirakan telah lebih dari 2 bulan itu, terasa mengganggu setelah sebelumnya ada pemasangan Box Culvert / gorong-gorong saluran air.

Imbasnya, warga sekitar merasa terhambat kegiatan perekonomiannya.

Dengan menumpuknya bahan material Batu Koral yang berada di sisi kiri- kanan jalan, mengakibatkan lalu lintas tidak lancar, terjadi penumpukan kendaraan (macet).

Ditambah lagi adanya lubang-lubang yang belum diratakan, serta debu berterbangan mengakibatkan pengendara R-2 menutup hidung saat melewati area tersebut.

“Debu berterbangan, usaha jualan saya omsetnya menurun,” keluh penjual, warga setempat.

Pengamatan awak media, di lokasi pengerjaan perbaikan jalan itu tidak ada papan yang mencantumkan penanggung jawab kegiatan, anggaran dan lamanya pengerjaan.

Baca juga : 6 Santri Tewas 1 Kritis Tenggelam di Bukit Jaddih Madura

Di lokasi hanya ada tulisan “Aset jalan Jelidro Kuwukan ditutup”, itu saja.

Selama pengerjaan berlangsung, kendaraan R2- R4 dialihkan menuju gang-gang kampung di Wilayah RT 5, RT 04, RW 06 Dukuh Kuwukan.

Akibatnya, jalan kampung jadi macet, bising dan rawan terjadi kecelakaan. Apalagi saat jam sekolah dan jam pergi pulang kerja.

Warga sekitar berharap agar pengerjaan ruas jalan itu dilakukan secepatnya.

“Banyak anak-anak, ini jalan kampung, perawatannya nanti gimana?, harus diselesaikan dengan cepat, serta harus ada pengawasan dari kelurahan Lontar dan kecamatan Sambikerep,” pungkas Tokoh masyarakat yang minta namanya tidak disebutkan.

Wartawan : Agus Sukamto

81 / 100 Skor SEO