M35Post.com // Sampang – Miris dan memprihatinkan, Liani ( 71), warga miskin dari Dusun Kara Timur, Desa Kara, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura, dia mengatakan belum pernah tersentuh bantuan apa pun.
Liani yang kini menjanda, hidup sendirian di rumah yang sangat sederhana, Desa Kara, menghadapi kenyataan pahit. Saat banyak program Bansos bergulir, dia yang tergolong masyarakat serba kekurangan justru lepas dari sasaran. Kenapa?
“Kemarin ada orang minta uang 50rb, sampai empat kali yang minta ke saya, jadi totalnya 200rb, dia bilang mau membantu saya, agar saya dapat bantuan Bansos itu, tapi sampai sekarang tidak ada apa-apa, dan saya sangat kecewa,” tutur liani kepada awak media, Senin, (17/11/2025).
Liani menambahkan, oknum yang meminta uang tersebut berinisial P.
“Kok tega dia berbuat seperti itu kepada saya,” imbuhnya
Scroll Untuk Lanjut Membaca“Saya hidup sendirian Mas, saya orang tidak punya, kadang saya bekerja pada orang untuk menyambung hidup sehari-hari untuk beli beras dan ikan,” papar Liani
Liani berharap agar Presiden Prabowo Subianto, dan Bupati Sampang H. Slamet Junadi, mendengar tangisan rakyat kecilnya yang sedang lapar ini.
Baca juga : Kejari OKI Tangkap Jaksa Gadungan
Kejadian ini adalah akibat penyaluran program bantuan sosial (Bansos) yang digulirkan pemerintah untuk masyarakat miskin dan lansia. di Desa Kara, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, masih belum tepat sasaran.
Pantauan media, banyak warga mengeluh, semestinya layak sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) namun justru yang tidak pernah tersentuh bantuan apa pun.
M. Rosidi selaku tetangga Liani, membenarkan, bahwa Mbah Liani ini tidak pernah mendapatkan bantuan sama sekali dari pihak pemerintah.
“Saya kasian sama dia, dan saya minta kepada Kades Kara dan perangkatnya untuk mendata masyarakatnya yang kurang mampu, dan ajukan atau didaftarkan ke program-program pemerintah itu,” ujar Warga Desa Kara ini.
Rosidi mengatakan kepala desa seharusnya memperjuangkan masyarakat yang kurang mampu, agar bisa mendapatkan bantuan sosial atau lainnya.
“Program pemerintah itu banyak, jadi di situlah fungsinya kades sama perangkat itu untuk masyarakatnya,” pungkas Rosidi. (Rdk)







