M35Post.com // SURABAYA – Diskotek Ibiza mencekam, beredar video di sosial media seorang pengunjung terlibat perkelahian dan diberitakan tewas dengan luka parah di bagian kepala, Kamis dini hari (27/11/2025).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Respon cepat, kepolisian langsung bergerak melakukan penyelidikan.

“Masih dalam proses penyelidikan,” kata Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Vian Wijaya dirilis dari Nusantaraabadinews.com

Korban yang belum teridentifikasi diduga mengalami kekerasan akibat pukulan botol yang memicu pendarahan hebat.

Bahkan tayangan video menampilkan korban tidak sanggup untuk duduk di kursi roda, dan jatuh tergeletak di lantai.

Hingga siang kepolisian masih menghimpun keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.

Insiden ini diduga berawal dari cekcok dan keributan di dalam area diskotek.

Korban yang mengalami luka serius sempat berusaha keluar untuk meminta bantuan. Namun nahas, keselamatannya tidak tertolong.

Ia tergeletak tak bernyawa di kawasan Ruko Andika Plasa, Jl Simpang Dukuh, Genteng, Surabaya.

Rekaman video berdurasi 22 detik memperlihatkan keberadaan seorang waiters dan satpam di sekitar lokasi saat korban berada dalam kondisi kritis.

“Saat ambulans yang dipanggil manajemen Ibiza datang, korban sudah tewas di lokasi. Kami akan minta keterangan para saksi. Dugaan sementara ribut dengan teman sendiri. Tapi untuk detailnya mohon waktu ya Mas,” ujar Iptu Vian.

Informasi yang beredar menyebutkan korban dikenal dengan nama panggilan Kento.

Keributan sempat dilerai oleh pihak keamanan diskotek, dan korban terlihat didorong menggunakan kursi roda.

Baca juga : Asrama Mahasiswa Bengkalis di Tangkerang Minta Ditutup

Namun saat mencapai lantai dasar, korban terjatuh dari kursi roda di halaman ruko.

Sang waiters Ibiza yang membawanya keluar tampak hanya membiarkan korban tanpa memberikan bantuan lanjutan.

Kondisi itu membuat korban tidak mendapatkan pertolongan medis cepat hingga akhirnya tewas di lokasi kejadian.

Polisi masih menelusuri penyebab pasti keributan hingga jatuhnya korban serta memastikan apakah ada unsur kelalaian dalam penanganan kondisi darurat tersebut.

Wartawan : Agus Sukamto

80 / 100 Skor SEO