M35Post.com // KUBAR — Politisi perempuan Dapil III Kubar Rosaliyen, sangat mendukung rencana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) untuk Kabupaten Benua Raya yang saat ini masuk wilayah Kutai Barat (Kubar) Kalimantan Timur (Kaltim).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Dari segi luas wilayah, jumlah penduduk dan Sumber Daya Alam (SDA) sangat cukup,” ungkap Rosaliyen dilansir dari katakaltim di Gedung DPRD Kubar, 12 November 2025.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kubar ini menilai Benua Raya memenuhi kriteria jadi DOB, secara administratif, teknis dan fisik kewilayahan.

Daerah Otonom Baru atau DOB adalah Pemekaran dari suatu wilayah (seperti kabupaten, kota, atau provinsi) menjadi wilayah baru yang berdiri sendiri.

Tujuan pembentukan DOB baru adalah untuk pemerataan pembangunan, pelayanan publik yang lebih baik, dan pengelolaan wilayah yang lebih mandiri sesuai kebutuhan lokal.

Baca juga : Pencak Silat Dalam Falsafah Madura

Rosaliyen menyatakan bakal mengawal perjalanan DOB Benua Raya hingga terwujud.

Menurutnya, masyarakat Dapil III sangat antusias dengan wacana DOB.

Bahkan pada setiap acara adat, DOB Benua Raya menjadi topik pembicaraan yang selalu hangat, sebab kata dia, warga merasa pembangunan dari pemerintah daerah sebelum-sebelumnya tidak merata.

“Daerah tersebut juga terkesan “dianaktirikan” dari kecamatan-kecamatan lain, pembinaan untuk petani maupun pekebun Dapil III, sangat minim dari pemerintah daerah,” lanjut Rosaliyen,

Akibatnya Rosaliyen melihat sektor perekonomian berjalan di tempat alias tidak mengalami kemajuan.

“Sudah sedikit bantuan dari pemerintah, tambah lagi minim pembinaan untuk petani. Bagaimana bisa maju. Sama saja kita kasih anak kita makan, tapi tidak disuap. Kan berhamburan,” paparnya.

Disebutkannya, Dapil III Kubar merupakan penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) cukup besar.

Baca juga : Kasus Perselingkuhan di Kabupaten PPU Berlanjut ke Polda Kaltim

Namun dia mengatakan, “infrastruktur jalan sangat tidak layak. Bahkan sektor pendidikan dan kesehatan menjadi keluhan warga”.

“Pembangunan sekolah ada juga yang mangkrak di sana. Ada beberapa kampung tidak punya jalan di Siluq Ngurai. Untung saja ada jalan perusahaan. Karena anugerah Tuhan saja, kami bisa tembus ke kabupaten,” urainya.

Kondisi tersebut mengakibatkan masyarakat Dapil III mendambakan DOB Benua Raya.

Rosaliyen minta Pemkab Kubar dapat mendukung harapan dan cita-cita masyarakat Dapil III tersebut. (Slamet)

80 / 100 Skor SEO