M35Post.com // Surabaya – Viralnya kegiatan wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, terkait parkir disambut beragam oleh Warga. Bisnis waralaba diultimatum untuk segera menyediakan juru parkir (jukir) sendiri, atau akan ditutup.
Jukir tentunya tidak boleh selalu diidentikkan dengan image yang kurang baik.
Jukir adalah usaha pelayanan yang cukup banyak menyerap tenaga kerja, mengurangi pengangguran dan tentunya membantu perekonomian keluarga.
“Kami tidak menarik bayaran Bang, kita bantu merapikan kendaraan pengunjung, dikasi Alhamdulillah tak ada ya gakpapa,” sebut saja Mamat salah seorang Jukir yang Redaksi temui, Rabu 4 Juni 2025.
Bahkan menurut dia, para jukir membantu menjaga keamanan usaha-usaha waralaba itu.
“Kita pulang setelah i**omart tutup,” imbuh Mamat.
Memang ada kasus pengelolaan parkir tersebut kadang menimbulkan polemik.
Baca juga : Wali Kota Surabaya Ultimatum Bisnis Waralaba untuk Milik Juru Parkir
Apotik K24 Manukan Surabaya Barat, pengelolaan parkirnya cukup bagus. Setiap pengunjung yang datang diberikan kupon, lalu diserahkan kepada petugas parkir, tanpa harus membayar.
Yang menarik adalah, dibeberapa tempat yang bebas parkir dan petugas tidak menarik retribusi, pengunjung tetap memberikan uang parkir.
Iya Rp2000 dari hati yang ikhlas, “anggap sedekah pak,” ujar pengunjung. (Srenggolo)







