Dua jenazah prajurit Korps Marinir TNI AL yang gugur dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, telah diserahkan kepada pihak keluarga pada 24 Maret 2026.

Berikut adalah rincian mengenai insiden dan identitas prajurit tersebut:
Identitas Prajurit yang Gugur:
Pratu Marinir Anumerta Andi Suvio: Anggota Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) VII/Kupang yang diperbantukan dalam Satgas Koops Habema.
Pratu Marinir Anumerta Elki Saputra: Anggota Batalyon Marinir 10.
Kronologi Singkat:
Insiden terjadi pada Minggu pagi, 22 Maret 2026, di Kampung Sory, Distrik Aifat Selatan.
Serangan mendadak dilakukan oleh KKB saat personel Satgas Koops Habema selesai melaksanakan patroli rutin.
Selain dua prajurit yang gugur, satu prajurit lainnya, Kopda Marinir Eko Sutikno, mengalami luka berat dan menjalani perawatan intensif di RSAL dr. R. Oetojo, Sorong.
Dua pucuk senjata api laras panjang milik prajurit dilaporkan dirampas oleh kelompok penyerang.
Pemulangan Jenazah:
Upacara pelepasan jenazah dipimpin langsung oleh Komandan Pasmar atau pejabat berwenang sebelum diterbangkan ke kampung halaman masing-masing.
Jenazah Pratu Mar Anumerta Andi Suvio dipulangkan ke Padang, Sumatera Barat, sementara jenazah Pratu Mar Anumerta Elki Saputra dipulangkan ke daerah asalnya (Nusa Tenggara Timur atau Jambi, sesuai data administratif satuan).

Amandus Doo

8 / 100 Skor SEO